Header Ads

Pengendara Cuma Tanya Jalan, Polisi Malah Membentak

Pengendara Cuma Tanya Jalan, Polisi Malah Membentak

Kalangan netizen kembali ramai melihat sebuah video pendek yang menggambarkan polisi dan pengendara mobil berdebat. Video tersebut sengaja direkam salah satu penumpang dari dalam mobil karena kesal, merasa dibentak polisi saat menanyakan arah jalan.

Perekam nampak sedang pergi bersama keluarganya di Banjarsari, Surakarta, Jateng. Seperti terlihat didalam video tersebut beredar di salah satu akun media sosial pada hari Kamis (29/6/2017).

Akun tersebut sudah meminta izin untuk mengunggah video tersebut dari salah satu penumpang mobil. Dalam caption, disebutkan kejadian tersebut terjadi pada tanggal 28 Juni di kawasan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Diceritakan bahwa sang penumpang bersama keluarganya hendak ke Blora dan tersesat. Saat itulah, sopir bertanya ke polisi dan sedang berjaga di lokasi.

Nah, si perekam video merasa dibentak oleh anggota polisi saat menanyakan jalan. Perekam tersebut mengakui tidak bertanya ke polisi di posnya dan malah di tengah jalan.

“Kita memang nggak berhenti di pos polisi, kita berhenti di pinggir jalan dekat lampu merah dan kakak ipar saya turun mau tanya jalan. Tapi malah dibentak-bentak dan dimaki-maki. Yang paling menyedihkan dia bentak-bentak itu ke orang tua saya dan ada ponakan balita. Sampai nangis karna ketakutan lihat polisi itu maki-maki,” tulisnya.

Dalam rekaman berdurasi 30 detik itu, terlihat dua orang polisi berseragam lengkap dengan rompi hitam. Polisi pertama memakai helm. Dia terlihat lebih muda dibanding polisi satunya yang memakai topi baret. Kedua polisi berbicara dengan pengemudi mobil yang ditumpangi perekam Posisinya, kedua polisi di pinggir jalan dan pengemudi di dalam mobil. Mereka berbicara lewat kaca depan kanan mobil yang terbuka setengah. Polisi muda berbicara sambil terengah-engah kepada pengemudi mobil.

“Antre atau nggak? Kalau berhenti silahkan di depan,” kata polisi muda sambil mengatur nafas.

“Iya, makanya kan tadi saya masuk ke sini, ke dalam (mobil),” jawab pengemudi mobil.

Polisi muda itu lalu mengatakan pertanyaan itu bukan dilontarkan untuk pengemudi mobil yang ditumpangi si perekam. Pertanyaan itu ditujukan kepada seorang dari rombongan mobil itu, yang lebih dulu ditemuinya.

“Saya kan ngasih tahunya bapak yang di depan,” ujar polisi muda tersebut.

“Kan tadi bentak-bentaknya bapak yang di depan tadi, kan bukan bapak,” timpal polisi bertopi baret.

Tiba-tiba muncul suara perempuan, berteriak. Perempuan tersebut diduga yang merekam kejadian itu. Dia menyampaikan kalau pria yang sebelumnya bertemu dengan polisi muda dan merasa dibentak adalah kakaknya.

“Itu kakak saya!”

“Bapak saya sakit jantung di dalam mobil itu. Jangan main bentak,” sambung pengemudi mobil.

Polisi tersebut tetap berusaha berbicara dengan kalimat imbauan. Ia meminta pengemudi supaya tidak berhenti di sembarang tempat. Namun, mungkin karena miskomunikasi, pengendara jengkel meminta polisi tidak membentaknya.

Tak ingin larut dalam perdebatan, sang polisi akhirnya meninggalkan lokasi dan dilerai rekannya. Pengemudi mobil diminta segera melanjutkan perjalanan karena dikhawatirkan mengganggu jalan pengendara lainnya.

“Ya sudah setop. Silakan jalan, ini keadaan macet, Pak,” polisi yang terlihat lebih tua menutup perdebatan.

Mobil pun kembali melanjutkan perjalanan.Postingan video viral tersebut langsung mendapat tanggapan dari kepolisian.

“Tetap semangat untuk rekan-rekan yang sedang berdinas mengatur lalu lintas saat ini. Tolong untuk kesadarannya jika saat berada di jalan raya tidak sembarangan berhenti. Kalau mau bertanya bisa menepi atau ke pos terdekat. Bukan dengan cara seperti ini, karena bisa mengganggu pengguna jalan lainnya. Nanti kalau kita tegur, dibilang bentak. Yang saya lihat di sini, rekan kami tiak membentak-bentak. Tetapi hanya berbicara tegas. Saya rasa netizen lebih faham siapa yang bentak-bentak.”

Seperti kami kutip dari detikcom pun mencoba mengonfirmasi video tersebut ke pemilik akun sang perekam. Namun akun tersebut tidak ditemukan saat dicari. [sn]

No comments

Powered by Blogger.