Header Ads

Pengalaman Pribadi; Bahaya KB Suntik 3 Bulan Jika Tidak Haid


Untuk perempuan-perempuan di luar sana yang belum mengalami apa yang saya rasakan mohon lebih hati-hati memilih KB yang akan dipakai jika setelah melahirkan.

Saya seorang ibu mempunyai anak 1, saya melahirkan secara ceasar pada bulan MEI 2014.

Lalu setelah saya masa nifas habis pada bulan JUNI 2014 saya memutuskan untuk kb suntik 1 bulan. Saat itu masih normal haid sebulan sekali.

Kemudian bulan berikutnya saya pergi ke bidan lagi untuk kb, tapi bidan menyarankan untuk kb suntik 3 bulan. Karena saya sedang menyusui. Sebab KB suntik 3 bulan yg bagus untuk ibu menyusui.

Waktu demi waktu berlalu setiap 3 bulan sekali saya kb suntik tidak haid sama sekali hingga anak saya umur 3 tahun. Lalu saya berencana ingin menambah momongan. Dan pada awal bulan FEBRUARI 2017 saya lepas KB suntik.

Hingga sebulan berlalu saya belum haid juga, mungkin dampak dari KB suntik jadi hormon belum stabil. Saya masih cuek karena banyak yang bilang kalau KB suntik 3 bulan yang gak haid lama mengembalikan masa suburnya.

Hingga akhir bulan AGUSTUS 2017 haid pun tak kunjung datang. Padahal kalau di hitung dari saay lepas KB bulan FEB-AGUTS udah 8 bulan. Tapi belum haid sampai sekarang.

Sudah 3 hari ini saya merasakan sakit banget bagian bawah perut dan keputihan banyak padahal saya tidak pernah keputihan selama KB suntik. Lalu sore tadi saya memeriksakan ke dokter spesialis kandungan untuk konsultasi penyebab sakitnya bagian bawah perut.

Saat saya masuk ke ruangan dokter, dokter menanyakan beberapa pertanyaan. Berikut bercakapan saya dan dokter:

Dokter : selamat sore ? Apa yg d keluhkan bu?
Saya : sore dok. ini dok perut saya bagian bawah sakit bget kenapa y dok.
Dokter : menanyakan beberapa pertanyaan.
Saya : menjawab beberapa pertanyaan dr dokter
Dokter : menyuruh saya untuk berbaring d tempat tidur untuk diperiksa di usg
Saya : saya berbaring
Lalu perawat membuka sedikit baju saya bagian perut
Dokter : mulai memeriksa dengan alat usg. Lalu dokter menunjukan ada pembekakan d dalam rahim saya yg terinveksi.
Saya : kaget sedih campur aduk lah . . melihat gambar usg yg d tunjukan dokter.

Kemudian saya kembali duduk di kursi depan dokter.

Dokter berkata "harus d bersihan dulu baru d obatin"

Besok senin tgl 4 SEPTEMBER 2017 datang ke UGD ya untuk melakukan tindakan medis pembersihan rahim.

Saya bertanya ke dokter:
Kenapa bisa inveksi pembekakan rahim ya dok??

Dokter menjawab :
Karena darah kotor tidak keluar selama itu 3 tahun lebih. Makanya membuat bengkak rahimnya. Kalau kondisi ibu seperti ini gak bakalan bisa hamil . Harus d bersihin dulu rahim ibu.

Dalam pikiran ya Allah hanya karna KB SUNTIK saya harus melakukan operasi lagi..='( ='( *Tear* *Tear*.

Ternyata bahayanya kb suntik jika tidak haid sama sekali. Pembelajaran terutama buat saya, harus lebih hati-hati lagi memilih KB.

Untuk perempun di luar sana yang belum pernah mengalami apa yang saya rasakan mohoon untuk lebih hati-hati dan selektif menggunakan KB suntik.

Mohon maaf jika ada kata-kata yang mungkin salah karna kesempurnaan hanya milik Allah.


No comments

Powered by Blogger.